Ketauhidan Ilahi menurut Al-Qur’an dan Taurat Pernyataan para missionaris Kristen bahwa Al-Qur’an tidak ada mengemukakan suatu hal baru berkenaan dengan Ketauhidan Ilahi dan semua kaidahnya sudah terdapat di dalam Kitab Taurat, adalah suatu hal yang salah sama sekali. Seorang awam yang membaca Kitab Taurat mungkin terkecoh bahwa Kitab itu mengemukakan masalah Ketauhidan Ilahi, petunjuk pelaksanaan ibadah, hak-hak asasi manusia sehingga tidak ada hal baru di dalam Al-Qur’an. Tetapi hanya orang yang belum merenungi Firman Tuhan yang mungkin melakukan kesalahan demikian. Masih banyak sekali masalah-masalah Ketuhanan yang tidak diungkapkan di dalam Kitab Taurat, sebagai contoh, Kitab ini tidak mengemukakan tingkat-tingkat rinci dari Ketauhidan Ilahi. Al-Qur’an tidak mengemukakan Ketauhidan Ilahi sebagai suatu hal semata melarang penyembahan berhala, makhluk lainnya, unsur-unsur alam, benda-benda langit atau syaitan, karena sebenarnya Ketauhidan Ilahi memiliki tiga tingkatan. Keadaan d...