Postingan

OPEN RECRUITMENT

Gambar
Untuk tahun ajaran 2013/2014 KALAM-B membuka perekrutan anggota baru bagi mahasiswa STT MANDALA, ayo bergabunglah !

GIDHA 1433 H

Gambar
GIDHA 1433 H Berikut video dokumentasi kegiatan Gema Idul Adha (GIDHA) 1433 H DKM/Keluarga Islam (Kalam) Baiturrahman STT Mandala Bandung: Penyembelihan Hewan Qurban Menguliti Hewan Qurban Mencincang Daging Part 1 Mencincang Daging Part 2 Ki Duhita Semangat Mencincang Daging Hewan Qurban Panitia dan Pengurus Nyate Nyate Sampai Kipas Angin Rusak Rehat Panitia Dokumentasi foto-foto bisa lihat disini

Janji Allah dan Rasulullah Tentang Masa Depan Islam

 Janji Allah dan Rasulullah Tentang Masa Depan Islam Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman : “Dialah yang telah mengutus RasulNya (dengan membawa) petunjuk (Al-Qur’an) dan agama yang benar untuk dimenangkanNya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrikin tidak menyukai.” (QS At-Taubah : 33) Kita patut merasa gembira dengan janji yang telah diberikan oleh Allah Swt melalui firman-Nya itu, bahwa Islam dengan kearifan dan kebijaksanaannya itu mampu mengalahkan agama-agama lain. Namun tidak sedikit yang mengira bahwa janji tersebut telah terwujud pada masa Nabi Salallahu Alaihi wa Salam , masa Khulafaur-Rasyidin dan pada masa khalifah-khalifah sesudahnya yang bijaksana. Padahal kenyataannya tidak demikian. Yang sudah terrealisasi saat itu hanyalah sebagian kecil dari janji di atas, sebagaimana diisyaratkan oleh Rasul Salallahu Alaihi wa Salam melalui sabdanya: “Malam dan siang tidak akan sirna sehingga Al-Latta dan Al-‘Uzza telah disembah. Lalu Aisyah bertanya: “Wahai Rasul, su...

Manhaj Al-Qur’an

Manhaj Al-Qur’an dalam menetapkan wujud dan keesaan Al-Khaliq Manhaj al-Qur’an dalam menetapkan wujud al-Khaliq serta keesaan-Nya adalah satu-satunya manhaj yang sejalan dengan fitrah yang lurus dan akal yang sihat. Iaitu dengan mengemukakan bukti-bukti yang benar, yang menjadikan akal mahu menerima dan musuh pun menyerah. Di antara dalil-dalil tersebut adalah: 1. Kepastian Telah menjadi kepastian, setiap yang baru tentu ada yang mengadakan. Ini adalah sesuatu yang dimaklumi setiap insan melalui fitrah, malahan sehingga kanak-kanak pun mampu merasai dan memiliki fitrah tersebut. Jika seseorang anak dipukul oleh seseorang ketika sedang lalai dan tidak melihatnya, ia pasti akan berkata (atau mencari), “Siapakah yang telah memukulku?” Kalau dikatakan kepadanya, “Tidak ada sesiapa yang memukulmu” , maka akalnya pasti tidak akan dapat dan mahu menerima-nya, iaitu hatinya berasa tidak puas hati. Bagaimana mungkin ada pukulan tanpa ada yang melakukannya. Jika dikatakan ke...

Fungsi Masjid

Gambar
Fungsi Masjid      Masjid, berasal dari bahasa Arab, yang artinya adalah suatu tempat sujud. Fungsi masjid identik sebagai tempat shalat bersujud kepada Allah SWT, dan melaksanakan ibadah-ibadah yang telah disyariatkan-Nya. Masjid merupakan tempat orang berkumpul dan melakukan shalat secara berjamaah dengan tujuan sebenarnya adalah meningkatkan solidaritas dan silaturrahim diantara sesama kaum muslim. Sehingga masjid bukan hanya pusat kegiatan ibadah, pendidikan dan pembinaan umat, dakwah tetapi juga wadah membina hubungan sosial atau interaksi antar individu dengan individu, individu dengan kelompok dengan kelompok.      Membuat “hidup” (memakmurkan) masjid bukan hanya dengan melakukan ibadah shalat saja tetapi juga melakukan berbagai kegiatan pemberdayaan umat diberbagai aspek kehidupan. Hal ini juga telah dilaksanakan sebelumnya pada masa Rasulullah SAW dengan memfungsikan masjid sebagai pusat kegiatan ekonomi umat yang islami. Fungsi Masjid pada Masa Rasulullah      Pada masa Rasul...

Ketauhidan Ilahi menurut Al-Qur’an dan Taurat

Ketauhidan Ilahi menurut Al-Qur’an dan Taurat      Pernyataan para missionaris Kristen bahwa Al-Qur’an tidak ada mengemukakan suatu hal baru berkenaan dengan Ketauhidan Ilahi dan semua kaidahnya sudah terdapat di dalam Kitab Taurat, adalah suatu hal yang salah sama sekali. Seorang awam yang membaca Kitab Taurat mungkin terkecoh bahwa Kitab itu mengemukakan masalah Ketauhidan Ilahi, petunjuk pelaksanaan ibadah, hak-hak asasi manusia sehingga tidak ada hal baru di dalam Al-Qur’an. Tetapi hanya orang yang belum merenungi Firman Tuhan yang mungkin melakukan kesalahan demikian. Masih banyak sekali masalah-masalah Ketuhanan yang tidak diungkapkan di dalam Kitab Taurat, sebagai contoh, Kitab ini tidak mengemukakan tingkat-tingkat rinci dari Ketauhidan Ilahi. Al-Qur’an tidak mengemukakan Ketauhidan Ilahi sebagai suatu hal semata melarang penyembahan berhala, makhluk lainnya, unsur-unsur alam, benda-benda langit atau syaitan, karena sebenarnya Ketauhidan Ilahi memiliki tiga tingkatan. Keadaan d...

Pengertian Rabb menurut Umat-umat yang sesat

Pengertian Rabb menurut Umat-umat yang sesat Allah Subhanahu wa Ta’ala menciptakan manusia dengan fitrah mengakui tauhid serta mengetahui Rabb Sang Pencipta. Firman Allah: “Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (Ar-Ruum, 30: 30) “Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab: “Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi.” (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)” . (Al-A’raaf, 7: 172) Jadi, mengakui rububiyah Allah dan menerimanya adalah sesuatu yang fitri. Sedangkan syirik adalah unsur yang datang ...